Diterimanya cuti oleh HR perusahaan adalah salah satu hal yang diinginkan oleh tiap karyawan. Banyak orang menganggap cuti sama saja dengan liburan, di mana karyawan bisa terlepas sejenak dari rutinitasnya dan berbagai deadlines yang dihadapi di kantor.

Faktanya, tiap karyawan memang punya jatah cuti lho! Pemerintah Indonesia membagi cuti karyawan menjadi beberapa jenis dengan durasi dan sayarat yang berbeda-beda pula. Nah berikut adalah jenis cuti karyawan di Indonesia yang wajib diketahui:

Cuti sakit

Tidak ada seorang pun yang berharap untuk jatuh sakit, namun kondisi tubuh yang tidak fit bisa datang secara tiba-tiba. Meskipun tidak ada batasan cuti sakit, karyawan diharapkan membawa surat keterangan dari dokter jika tidak sanggup untuk bekerja seperti biasanya.

Cuti sakit juga berlaku untuk karyawan wanita yang sedang menstruasi, di mana perusahaan biasanya memberikan cuti selama dua hari.

Cuti tahunan

Bisa dibilang cuti tahunan adalah cuti yang paling ditunggu karyawan karena cutinya bisa diambil dalam jumlah banyak sekaligus. Namun perlu diingat jika cuti tahunan hanya berlaku untuk karyawan yang setidaknya sudah bekerja selama setahun pada suatu perusahaan.

Berdasarkan UU No.13 tahun 2003 pasal 79 ayat 2, karyawan setidaknya berhak mendapat cuti tahunan sebanyak 12 hari. Tentunya perusahaan pun punya kewenangan penuh untuk menolak atau menerima pengajuan cuti dengan alasan yang rasional pula. Bahkan perusahaan juga berhak memotong gaji karyawan selama mereka mengambil cuti tahunan lho!

Cuti hamil

Berbeda dengan cuti sebelumnya, peraturan UU No.13 tahun 2003 pasal 84 menyatakan jika tiap wanita yang mengajukan cuti hamil berhak mendapatkan gajinya secara utuh. Cuti hamil biasanya berlangsung dalam jangka waktu 1,5 bulan sebelum kelahiran dan 1,5 bulan setelahnya.

Bukan hanya mendapat gaji penuh, cuti hamil juga tidak mengurangi jatah cuti tahunan karyawan wanita, lho!

Cuti bersama

Cuti bersama adalah cuti tahunan yang berlaku untuk semua perusahaan yang berada di tanah air karena cuti ini diatur oleh pemerintah. Cuti bersama termasuk dalam cuti tahunan yang berarti jatah cuti karyawan akan berkurang ketika mengambil cuti tambahan barengan dengan cuti bersama.

Cuti bersama biasanya jatuh pada peringatan hari raya, di mana cuti bersama terpanjang pada peringatan Lebaran dan tanggalnya pun selalu berubah tiap tahunnya.

Cuti besar

Satu lagi cuti besar yang tidak boleh ketinggalan adalah cuti besar. Cuti satu ini hanya bisa diambil oleh karyawan yang sudah berdedikasi tinggi pada perusahaan, setidaknya sudah 6 tahun bekerja di perusahaan tersebut.

Mengajukan cuti besar pun tidak mengurangi jatah cuti tahunan sama sekali. Para karyawan bisa menanyakan perihal cuti besar di awal masa kerjanya mengingat tidak semua perusahaan memberikan cuti ini pada karyawannya.

Pastinya sudah tidak bingung lagi membedakan jenis cuti setelah membaca penjelasan barusan kan? Tentunya sudah menjadi tanggungjawab perusahaan untuk mengatur cuti karyawan supaya tidak mengganggu performa karyawan lainnya. Cuti karyawan pun lebih mudah diatur melalui absensi online.

Salah satu absensi online terbaik di Indonesia, yaitu Payroll Bozz siap membantu Anda untuk membuat jadwal kerja tiap karyawan dan memantau absensi bulanan melalui aplikasi absensinya. Karyawan juga lebih mudah mengajukan cuti sesuai dengan jenis dan kuota yang diberikan oleh perusahaan.

Selain itu, karyawan juga bisa melakukan absensi online di mana saja asalkan terhubung dengan internet dan sudah install aplikasi Payroll Bozz. Yuk segera andalkan absensi online Payroll Bozz untuk lebih mudah mengatur absensi karyawan!